Shop.141: Inovasi Social E-Commerce, Beli Satu untuk Satunya Lagi

Sebuah inovasi berbasis teknologi, yang memungkinkan semua orang menjadi #PahlawanGizi.
Hanya dengan membeli Snackbox/produk lainnya berlabel shop141, kamu turut berkontribusi terhadap perbaikan anak-anak balita yang berasal dari keluarga prasejahtera. Karena ada keuntungan yang dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi untuk mereka.

“Bayangkan bila kamu tak punya pekerjaan atau uang yang cukup, sehingga kamu dan anakmu terpaksa hanya makan dua-empat suap nasi tanpa lauk sehari, atau tak makan seharian.”

 

Begitulah potret sehari-hari dari keluarga prasejahtera yang memiliki anak kurang gizi. Tak sanggup membeli makanan sehat dalam jumlah yang cukup, terpaksa makan makanan yang sangat sederhana atau tak makan sama sekali.

 

Berdasarkan BPS 2016 & 2017, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung meningkat yaitu dari 4.92% di tahun 2016, menjadi 5.01% di tahun 2017. Selain itu, jumlah penduduk miskin di Indonesia juga cenderung menurun, yaitu dari angka 27,76 juta jiwa di tahun 2016, menjadi 26,58 juta jiwa di tahun 2017. Akan tetapi, berdasarkan PSG 2016 & 2017, angka prevalensi stunting pada bayi usia dibawah tahun meningkat, dari 21.7% di tahun 2016, menjadi 29,6% di tahun 2017.

 

Meskipun secara data dan presentase, pertumbuhan ekonomi cenderung meningkat dan tingkat kemiskinan cenderung menurun, akan tetapi tingkat stunting, salah satu gangguan gizi kronis akibat kekurangan zat gizi mikro dalam jangka waktu yang sangat panjang, pada bayi usia dua tahun kebawah cenderung meningkat dan masih di atas 20%.

 

Menurut standar WHO, suatu wilayah dikatakan mengalami masalah gizi akut bila prevalensi bayi stunting sama/lebih dari 20%. Fakta data tersebut menunjukkan ketimpangan sosial yang masih tinggi di Indonesia, terlebih  lagi seseorang dengan penghasilan sebelas ribu rupiah perhari atau setara Rp 332.119 perbulan dikategorikan tidak miskin, oleh Badan Pusat Statistik.

 

Berdasarkan Rapid Rural Appraisal yang dilakukan 1healthcollaboraction awal tahun 2018, kebanyakan bayi usia dibawah dua tahun yang menderita stunting berasal dari keluarga prasejahtera yang memiliki banyak anak dan berpenghasilan 11.000 rupiah keatas perhari, namun masih di bawah upah minimum rakyat, sehingga kebanyakan mereka tak mampu membeli makanan sehat gizi seimbang dalam jumlah yang cukup untuk konsumsi mereka sekeluarga.

Menyadari hal tersebut, 1healthcollaboraction, komunitas yang berfokus di bidang pembangunan kesehatan dan sgijis , telah menginisiasi untuk perbaikan gizi di Indonesia, tak hanya berfokus di edukasi dan konseling, tetapi juga mengembangkan model bisnis wirausaha sosial berbasis digital, bernama shop.141, beli satu untuk satunya lagi.


Konsep @shop141, yang merupakan produk jasa startup wirausaha sosial berbasis digital, ditujukan untuk menambah kas 1healthcollaboraction untuk melakukan program pemberdayaan keluarga prasejahtera dan perbaikan gizi  

pada anak yang berasal dari keluarga prasejahtera agar menghasilkan dampak yang lebih besar.

 

@Shop141 merupakan tempat dimana konsumen bisa membeli barang yang dibutuhkan dan/atau diinginkan, sekaligus membantu para keluarga prasejahtera mendapatkan program pemberdayaan yang mampu mengangkat mereka dari lingkaran kemiskinan dan menolong anak yang berusia di bawah dua tahun dan di bawah lima tahun yang kekurangan gizi untuk mendapatkan program rehabilitasi gizi agar mereka mampu bertumbuh kembang optimal.

Produk Yang Dipasarkan

Adapun produk yang dipasarkan melalui platform @shop.141 ialah, namun tak terbatas pada

Pangan lokal basah: pemasaran di daerah lokal dengan sistem pemesanan terlebih dahulu untuk menghindari kelebihan stok.

Pangan lokal kering: pemasaran makanan lokal kering yang disesuaikan dengan potensi lokal dan memiliki ketahanan untuk dipasarkan lebih luas

Produk kerajinan daur ulang dengan sentuhan khas kain kedaerahan.

Semuanya ialah hasil dari pemberdayaan masyarakat, terutama dari keluarga prasejahtera, yang setiap penjualannya mampu membantu satunya lagi, program pemberdayaan dan rehabilitasi gizi. Konsep wirausaha sosial dipilih untuk menghindari ketergantungan pelaksanaan program terhadap donasi dan menciptakan program yang berdampak lebih berkelanjutan.

 

Saat ini @shop.141 sedang dikembangkan di Kota Samarinda yang memiliki lebih dari 400 balita yang menderita kekurangan gizi, namun kedepannya dapat dikembangkan dan/atau direplikasi di daerah lainnya untuk mencapai dampak yang lebih luas dalam bidang perbaikan gizi untuk mengupayakan sehat setara. Hanya di shop.141, beli satu untuk satunya lagi.

 

Produk yang kamu beli sampai ke tangan kamu, tapi kamu juga berkontribusi untuk memperbaiki gizi anak balita yang kurang gizi dan membantu keluarga prasejahtera mengangkat derajat ekonomi dan ketahanan pangan mereka. @Shop141, Inovasi Social E-commerce, beli satu untuk satunya lagi.

 

 

Ayo buat pesananmu sekarang juga sambil jadi #PahlawanGizi hanya di shop141

#BeAZeroHungerHero

#MakeOrderMakeImpact